メインイメージ画像

Dengan memahami alur proses penjualan properti, kita bisa mengatur rencana hidup di masa yang akan datang

Ada bermacam-macam proses yang harus dilakukan ketika kita ingin menjual properti. Sepertinya memang sangat mudah bila kita berpikir kalau itu hanya sekadar menemukan pembeli dan kemudian bertransaksi dengannya, tetapi sesungguhnya kegiatan ini membutuhkan bermacam-macam proses, seperti pendaftaran dan pajak. Oleh karena itu, biasanya tidak dilakukan secara perseorangan, tapi akan dibantu oleh agen properti dalam kegiatan transaksi jual belinya. Umumnya alur proses penjualan properti itu dimulai dengan menghitung harga berdasarkan informasi harga pasaran properti yang diberitahukan oleh agen properti.

Di pusat kota di mana merupakan tempat banyak orang berlalu lalang datang dan pergi, bila kisaran harganya diturunkan maka pasti akan mudah menemukan pembeli. Tetapi ada banyak pula daerah yang memang kurang memiliki daya tarik. Misalnya saja untuk apartemen keluarga, ada tidaknya sekolah dan fasilitas pendidikan lainnya pasti akan berpengaruh besar. Oleh karena itu, mungkin saja kegiatan jual beli properti menjadi sulit karena adanya kriteria dan kondisi semacam itu.

Pada umumnya, setelah mengetahui harga pasarannya, proses berikutnya adalah berkonsultasi dengan agen properti untuk menentukan harga jualnya. Pada saat itu, sangat penting untuk membuat perkiraan harga properti yang sebaik-baiknya. Kita perlu memutuskannya setelah mempertimbangkan rencana hidup ke depannya setelah menjual properti itu. Jika setelah menjualnya lalu kita akan membeli rumah baru, maka sudah pasti kita perlu memperhitungkannya pada saat itu. Tapi perlu dicatat bahwa kegiatan transaksi jual beli properti itu memang membutuhkan banyak biaya.

Bila kita membandingkan biaya materai dan yang lainnya dengan harga jual propertinya, itu memang sedikit dan tidak ada apa-apanya, tetapi uang komisi untuk agen properti dan pajak dari hasil penjualan properti itu jumlahnya lumayan besar. Oleh karena itu, ketika menjual properti, kita perlu menentukan harga yang wajar setelah membayar biaya lainnya untuk rencana hidup di kemudian hari. Tetapi seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bila lokasinya kurang bagus atau ada sedikit kerusakan pada properti, maka kisaran harganya bisa menjadi terlalu tinggi. Dalam kasus semacam itu, maka kita perlu untuk memikirkannya baik-baik untuk penjualan jangka panjang. Tetapi bila kita membicarakan tentang hal itu secara detail pada agen properti, ada kemungkinan kalau itu akan memberikan dampak pada rencana hidup dan rancangan biaya.

history

2015.10.03
»updated.
2015.10.14
»added.
2016.05.06
»added.